TRIBUNNEWS.COM-Pria yang disingkat MT (42) ini sudah tidak sabar untuk menikahi istrinya karena sudah lama tidak membawa makanan.

MT juga merupakan target kematian massa. Di Gowa, Sulawesi Selatan-Pada Senin (29/6/2020), Ibu Sam Milla saat tiba di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Youssef Gowa: “Saya sangat marah karena Katanya Saya Tidak Bisa Membawakan Makanan Untuk Waktu Yang Lama, Jadi Dia Keluarkan Parangnya. “- Baca: Gadis 14 Tahun Yang Melahirkan Ayah Tirinya Diperkosa Sepupunya Dan Diakui Staf Puskesmas.

Baca: Seorang anak di Lombok ingin memenjarakan ibunya sejak Anda membeli sepeda motor bersama Anda. Uang warisan-kejadian itu terjadi sekitar pukul 12.30 hari ini. Wita di kawasan perumahan BTN Mawang Asri, Jalan Macanda, Kecamatan Sombaopu, Gowa.

MT dulunya adalah pekerja konstruksi. Warga yang melihat kejadian tersebut kemudian melaporkannya ke polisi. Raya, ”kata Kapolsek Sombaopu AKP Jamaluddin begitu dipastikan.

Saat ini, jenazah MT sudah dibawa ke RS Polri Bhayangkara Makassar untuk diotopsi.

Baca: Pemuda Aceh Flush Petrol lalu langsung bakar dirinya Masuk Rumah Jiwa Purba-Perkuat Penopang-baca: Sukabumi Cabuli, 23 Tahun, 19 Anak Laki-Laki Ditemukan Dalam Laporan Orang Tua Korban – Polisi Juga Melakukan Penggerebekan, Meninggal MT. Polisi Menyita MT Golok yang digunakan untuk meretas istrinya .

Selain itu, sebatang kayu diduga digunakan massa untuk menculik komplotan MT. (Kompas.com/Abdul Haq)

Artikel ini pernah dimuat di Di Kompas.com, tajuk berita “Istri Bacok terlambat bawa makanan, buruh bangunan tewas

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *