Negara Papua TRIBUNNEWS.COM-Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan meninjau kembali dukungannya kepada penjabat bupati, Yalimo Erdi Dabi, yang juga mencalonkan diri sebagai calon walikota di Pilkada 2020- -Pekerjaan ini mengendarai mobil sambil mabuk setelah Erdi Dabi dan mendapat seorang petugas polisi wanita (polwan) Bripka Christine M. Batfini. ——Pulia DPW Sharif, Ketua Bank Rakyat Provinsi Papua, mengatakan kebijakan ini akan ditempuh pejabat Partai Pusat. Syarifah mengatakan (Jumat (18/9/2020) untuk menghubungi Syarifah lewat telepon. “Menurutnya, kasus pengadilan yang dijebak di Erdi Dabi ini mendapat perhatian luas dari masyarakat .-“ Ya, hal ini sudah menjadi masalah. Kita sebagai warga negara, dalam situasi ini kita tidak bisa memejamkan mata, kita tidak bisa berdiam diri, ”kata Syarifah.

Baca: PKB Tahan Tahliland, Doa Bersama dan Dokter Gunat serta Tenaga Kesehatan Akbar

Bac a: Pangkostrad Cek Status Pasukan Mimika Papua – Bacaan: Helikopter Ditemukan Mati di Papua, Semua Penumpang Aman, Darurat Mendarat Pesawat – Bacaan: PKS Panggil Anak Chokove Partisipasi perempuan dalam intervensi pengadilan meninggalkan kesan yang dalam pada Pilkada-Syarifah yang mengatakan bahwa usulan untuk mempertimbangkan kembali dukungan sudah disampaikan kepada Komite Pusat. Kami akan komunikasikan. ”Jhon W. Will di PKB , Atas dukungan Gerindra dan PPP.

Sebelumnya, Polsek Jaya Pura menetapkan Erdi Dabi sebagai tersangka kecelakaan lalu lintas di Jayapura, Papua pada Rabu (16/9/2020).

Saat terjadi kecelakaan, Ia membunuh seorang polisi wanita (36 tahun) bernama Bripka Christin Meisye Batfeny. –Ketua Inspektur Jenderal Polda Papua Paulus Waterpauw (Paulus Waterpauw) di Jayapura, Kamis (17 September 2020) Mengatakan: “Dia menjadi tersangka dan ditahan.” (Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *