TRIBUNNEWS.COM dari MOJOKERTO-Warga Desa Sentanan, Kabupaten Kranggan, Mojokerto, Jawa Timur, kaget menemukan bayi di atap rumah pada Jumat (3/4/2020) malam.

Ditemukan ketika seorang pria bernama Parto dikejutkan oleh benda yang jatuh di atap rumah.

Parto terkejut ketika dia mendengar suara benda jatuh, terutama ketika dia mendengar bayi itu menangis.

Baca: Seorang ibu memberi si kembar nama Corona dan Covid ketika mereka mengunci, dan mengguncang kebahagiaan

“Setelah diperiksa oleh Brother Parto, seorang bayi yang baru lahir ditemukan terbaring di ubin, hanya terperangkap di selokan AKP Sodik Effendi, Kasat Reskrim Kepolisian Kota Mojokerto, Minggu (4 Mei 2020), kemudian bayi itu dibawa Parto ke Rumah Sakit Hasanah di kota Mojokerto, namun belum lama berselang diketahui hamil 9 bulan. LUD juga dibawa ke rumah sakit.

Membaca: Ratusan warga Tiongkok dilaporkan ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta dengan 3 bayi

Ketika diangkut ke rumah sakit, alat kelamin LUD ditemukan penuh dengan darah.

Selama penyelidikan, itu diduga kuat bahwa bayi ditinggalkan darah LUD ini.

Karena sebelum tetangga menemukan bayi, LUD mengucapkan selamat tinggal ibunya ke kamar mandi.

Tapi sampai 30 Beberapa menit kemudian, LUD keluar. Baca: Keluarga peneliti meninggal karena gagal jantung dan ditutupi dengan mahkota. Kartu KTP pasien – Sodick mengatakan bahwa sejauh ini, polisi masih menyelidiki alasan untuk menghilangkan bayi yang baru lahir. Dia berkata: “Kami masih menyelidiki penyebabnya. Namun, berkenaan dengan status perkawinan, kami menduga bahwa wanita yang menjadi pelaku belum pernah menikah. “- Penulis: Moh Jombang penulis SyafiĆ­ | editor :. Khairina

artikel yang diterbitkan di Kompas.com, berjudul” orang selain kehamilan, seorang wanita berkata kepada Mojokerto tentang bayi yang melemparkannya ke atap tetangga. “

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *