Laporan oleh Tribunnews.com reporter Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Menteri Riset dan Teknologi dan kepala Biro Riset dan Inovasi Nasional (Menristek / BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa startup dapat mengambil keuntungan dari peluang Pandemi Virus Coronal (Covid) -19) Asal usulnya.

Memasuki era normal baru, startup ini dapat memasuki industri farmasi.

Karena masyarakat sangat peduli dengan masalah kesehatan, ada peluang besar untuk menargetkan sektor kesehatan.

Sebuah pernyataan dikeluarkan dalam agenda webinar, berjudul “Tren Baru dalam Konsumsi Eceran Normal, Peran Techno Technology Park dalam Pengembangan Startup”, Jumat (19/6/2020). (Dalam hal kesehatan), apakah itu obat atau alat medis, “kata Ban Bang.

Baca: jarang menangis, Widi Mulia sekarang memikirkan suaminya Dwi Sassono (Dwi Sasono) sering menangis

membaca: Pengendara jamur Dishub DKI dan Polda Metro Jaya membuat jalur sepeda khusus di Thamrin-Sudirman

membaca: Covid-19 mulai berhenti, pengusaha dari negara itu mulai Diizinkan untuk memasuki Jepang-pemerintahan ini memang telah mengumumkan bahwa Indonesia berada dalam era baru pandemi virus koronal (Covid-19).

– Ini adalah transisi dari pembatasan sosial skala besar (PSBB) Periode

Banyak sektor telah terkena pandemi ini, yang telah memperlambat semua sektor yang mendukung ekonomi nasional.

Namun, di era normal baru, sejumlah sektor mungkin berada di Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), yang melibatkan pertanian, pangan, perikanan dan peternakan hingga industri farmasi, menurut Bambang, dengan munculnya berbagai inovasi, perkembangan teknologi informasi sangat pesat. — Tentu saja, berkat pengembangan startup, banyak industri akan mengembangkan ekonomi mereka sendiri di era normal baru ini.

“Apa yang tidak bisa kita lupakan adalah bidang informasi teknis,” kata Ban Bang. Era digital harus terus diperkuat untuk mendukung kegiatan ekonomi di masa-masa sulit saat ini.

“(Domain) Kita harus menguasainya, karena inovasi di bidang digital harus memiliki kontrol yang kuat,” kata Ban Bang.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *