TRIBUNNEWS.COM-Seorang wanita asal Ponorogo diperas oleh mantan pacarnya.

Pelaku mengancam jika korban tidak menyetor uang dalam jumlah tertentu, ia akan membagikan video korban tanpa busana. ‘perak. Ponorogo di lingkungan Balong dilindungi oleh Polsek Ponorogo.

MR dihukum penjara karena memeras mantan pacarnya PK (21).

Penulis mengancam korban untuk menyebarkan video telanjang tersebut. Korban, jika dia tidak menyetorkan sejumlah uang kepada pelaku. Bacaan: Setelah 2 minggu menjalani pengobatan, seorang gadis berusia 12 tahun meninggal karena luka bakar saat pacar ibunya membakar rumah.

Bacaan: Seorang anak dibakar oleh pacar ibunya, penyerang awalnya mengira itu adalah api dan menghancurkan rumah. Ibu korban ada di dalam – “Kami berhasil menggunakan media elektronik untuk memastikan siapa yang diduga sebagai pelaku pemerasan,” kata Kapolsek Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis (19/8/2020), Rabu. -Azis mengatakan bahwa MR dan PK dalam cinta biasanya berkomunikasi melalui chat, telepon dan video call.

“Setelah merekam video call, penulis mengancam akan menyebarkan video tersebut jika uangnya tidak dikirimkan,” sambung Azis. Hendy mengatakan: “Penulis telah menerbitkan hingga lima makalah.” “Total yang ditransfer 5,7 juta rupiah.” – Artikel itu diposting di suryamalang.com dengan judul “Gadis Ponorogo sering melakukan video call yang membosankan dengan pacar mereka. Sekarang Video menjadi senjata pemerasan “

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *