Tribun Medan Warrawan melaporkan Indra Gunawan

ASAHAN TRIBUNNEWS.COM-Inspektorat Massachusetts telah menggelar dan menyelesaikan pemeriksaan terhadap Zul (37) dan H (39), mereka berasal dari dua pejabat negara (ASN) Departemen Pendidikan Massachusetts. Pingsan. Pada tanggal 4 Juni 2020, sebuah mobil Innova BK berwarna hitam melakukan aksi penjahat di area pabrik benang Kisaran pada tahun 1746 SM.

Bupati Asahan Asahan mengusulkan kepada Bupati Asahan Surya (Bupati Surya Asahan) untuk memutuskan sanksi yang paling tepat. Zul dan H.

Nah, persoalan terkait akan diungkap oleh orang pertama dari Pemerintah Bupati Asahi.

“Kami memanggil mereka bersama dan melakukan peninjauan. Alhasil, kami merekomendasikan sanksi disipliner yang berat dari kedua belah pihak. Kami serahkan ke Bupati,” Direktur Kabupaten Asa Khan Ruslan Kamis (16 Juli 2020). Hari) kata.

Menurut Ruslan, saat merujuk pada usulan sanksi terhadap ap Zul dan H, pihaknya menyebutkan ketentuan disiplin pegawai negeri berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53/2010.

Baca: Dukun Palsu Memberi Penghuni Satu Barel, Mengklaim Koin Perak 800.000 Rupiah, Ternyata Isinya Batu Asahan dan Deodoran – Katanya Ada Empat Jenis Hukuman yang Bisa Dijatuhkan pada Zul dan H. “Sesuai PP 53 tahun 2010, sanksi disiplin yang dapat diterapkan adalah: pemberhentian pertama, kemudian diturunkan menjadi 3 tahun, pemberhentian ketiga untuk menghormati persyaratan sendiri, dan terakhir pemberhentian tidak hormat,” jelasnya. Seperti yang kita ketahui bersama, Zul dan H yang koma dalam mobil Innova hitam itu mengundurkan diri dari Korwil Dinas Pendidikan Asahan Rawang Panca. Alga (Arga) dan Wakil Direktur Dinas Pendidikan Asahan Kabupaten Meranti.

tak berhenti sampai disitu, keduanya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Asahan, sebelum istri Zul melaporkan tindak pidana perzinaan. Inisial AMS.

Bacaan: Komedian Omas Meninggal Dunia dan Dikabarkan Mengidap Diabetes Sejak Lama.

“Telah ditetapkan sebagai tersangka pidana. Pasal 284 KUHP diancam karena perzinahan,” kata Kepala Bareskrim Polri AKP Adrian Risky Lubis, Selasa (30/6/2020). Memastikan investigasi terkait kasus tersebut masih terus berjalan.

Mantan Wakil Kapolres Medan mengatakan: “Tidak bisa ditahan, ancaman sanksi kurang dari 5 tahun.” (Ind / tri bun -medan.com)

Artikel ini pernah dimuat di asan di tribun-medan Di .com bertajuk KKasus Dua ASN Mesum akan dikenakan tindakan disipliner berat

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *