Mumbai TRIBUNNEWS.COM-Polda Jawa Tengah terus menyelidiki warga yang menabrak rumah saat mengemudi hingga dua penumpang tewas di Lembang, Jawa Tengah. Pemeriksaan mendalam terhadap Kapolsek Iptu SY yang melaju dan merusak rumah tersebut dilakukan hingga Selasa (26/5/2020) malam.

“Kasus kecelakaan sudah diserahkan ke Polda Jateng. Polda Jateng masih dalam peninjauan. Masih dicurigai apakah pengemudi tersebut mabuk saat mengemudi.” Kata Kapolsek Rempbang AKBP Dolly A. Primanto. (26/5/2020) .

Menurut pengakuan Yiptu SY, ucapnya. Dia mengatakan bahwa kecelakaan itu terjadi karena dia menghindari siapa pun yang lewat. Untuk Covid-19

Baca: Prediksi Zodiak Rabu, 27 Mei 2020: Virgo Kehilangan Peluang dan Pesimistis Scorpio

Baca: Kapan Standar Baru Jakarta Diterapkan? Begini Penjelasan Anies Baswedan-Bacaan: Kapan normal baru diberlakukan di Jakarta? Begini penjelasan Anies Baswedan-Dolly mengatakan: “Sopir melihat orang menyeberang jalan secara psikedelik, jadi dia berbalik dari setir dan menabrak rumah warga.” – Pada saat yang sama, Ma Mahfudz (Mahfudz) adalah anak berumur 3 tahun yang orangtuanya meninggal dalam kecelakaan fatal, diduga Iptu SY dalam keadaan mabuk saat mengemudi.

Nyatanya, Mahafoz mengatakan bahwa Eptu SY tidak mengakui bahwa dia adalah pengemudi Macan Tutul yang menabrak rumah ayah tirinya. – “Dia memiliki bau alkohol di mulutnya, dan ucapannya sama samar-samar seperti saat mabuk.” Jika dia adalah pengemudi dan mengatakan bahwa pengemudi telah melarikan diri, “kata Mahforz. ​​

Sebelumnya diberitakan bahwa Isuzu Leopard dioperasikan oleh polisi Pengemudi Iptu SY bernomor 1476 GK tersebut menabrak rumah warga Desa Pamotan Bangunrejo Rembang Rembang, Provinsi Jawa, pada tengah malam pada Senin (25/5/2020) malam, ternyata seorang anak berusia tiga tahun PT dan anaknya Nenek YS (50 tahun) meninggal dunia di lokasi kejadian. Ia mengatakan, kecelakaan yang menyebabkan dua korban tewas itu sudah diserahkan ke Polda Jateng. “Sopir Iptu SY adalah Kapolsek Lembang. “Kata Dolly.

Sebelum kecelakaan, mobil itu melaju dari barat ke timur sekitar pukul 08.30 sore. Bank Dunia tiba-tiba bergoyang ke kiri dan menghantam rumah warga di jalan.” Saat itu, sang pengemudi Korban yang masih berseragam polisi dimakamkan, “kata Wali Kota Bangonreho di Kusminan .

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul” Fakta Baru ” : Kapolsek memukul rumah dan membunuh 2 warga, mencium bau alkohol di mulutnya

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *