Wartawan Jabar Tribun Hilman Kamaludin (Hilman Kamaludin) melaporkan——TRIBUNNEWS.COM, Samedan-RT (27) dan DA (18) dua bersaudara hanya boleh jadi Polsek di Sumei Kapolres (Jalan Prabu Gajah) merasa malu dan hanya bisa memandang Agung, Kamis (2020/7/30).

Keduanya diduga melakukan pelecehan seksual terhadap gadis berusia 13 tahun itu.

Salah satu bersaudara berseragam penjara memiliki kepala terengah-engah dan saat ini ditahan di Mabes Polres Sumedang. Pukul 14.00 tanggal 30 Juni 2020, terjadi pelecehan seksual oleh tetangga dekat Desa Nagarawangi di Kecamatan Lankalong, Kabupaten Sumitang. Pada orang tua pelaku, kondisi mereka sangat damai. Diam-Kedua belah pihak diatur oleh Pasal 81 ayat 1 dan 2 UU Nomor 17 Tahun 2016, yang melibatkan pembentukan peraturan pemerintah untuk menggantikan UU Nomor 1 tahun 2016 dan melibatkan perubahan kedua atas UU Nomor 23 n 2002 tentang perlindungan anak.

Dalam kasus yang digelar di Polres Sumedang, Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana menyatakan: “Ancaman terbesar adalah 15 tahun penjara, dan minimal 5 tahun penjara.” Terkait korban, Devi mengatakan tim pemulihan traumanya telah menyelamatkan trauma dari amoralitas seksual yang terjadi secara bergantian. (PPA) dipakai untuk penyembuhan luka, ”ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Tribun, sebelum diserang oleh kedua pelaku, korban dicekok paksa atau mendapat 15 sachet obat cair atau setengah cangkir obat batuk. .

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *