TRIBUNNEWS.COM-Seorang bidan di wilayah Yogyakarta ditetapkan sebagai tersangka kasus penjualan bayi

Bidan berinisial JEL (39) ditangkap polisi setelah menemukan kasus trafiking yang melibatkan dua tersangka lainnya.

Dua tersangka lainnya, SBF (25) bertindak sebagai calo, dan EP (24) berperan sebagai ibu kecil.

Kasus ini bermula dari kecurigaan polisi Mergansan ketika mereka menemukan dua orang sedang bertengkar di sekitar sebuah rumah sakit di kota Yogya. – • Pengemudi virus Ojol tetap dipuji atas pekerjaannya meski hamil, saat itu SBF berselisih dengan RA (30) dan diduga membeli bayi. Bukan milik keduanya, melainkan disediakan untuk RA by SBF dengan harga Rp 20 jutaan. Saat kejadian, bayi tersebut berusia sekitar dua bulan dan berjenis kelamin laki-laki.

Agen SBF memperoleh bayi tersebut dari grup Facebook “ Adopt Jogja-Solo Baby ” yang diterima EP.

Usai pertemuan, ia mengaku akan mengadopsi bidan JEL dengan harga Rp 6 juta.

• Menpan RB Tjahjo Kumolo menyerukan untuk tidak menerima CPNS pada tahun 2020 dan 2021

“EP ini tidak memiliki suami. Dia sudah bercerai dan tidak mampu membiayai anak, jadi dia mencari adopsi. “Kata Riko.

Baca selengkapnya >>>>> >>>

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *