Bloomberg TRIBUNNEWS.COM-Jatanras Polda Sumatera Selatan Unit 1, Divisi 3, berhasil menangkap tiga pembunuh Muslim yang merupakan warga Palembang Bangdong.

Tiga pelaku, yaitu Retno (22), Kedukan 2 Buntung, tangga yang terbuat dari layang-layang, Mukroni (49), pengemudi becak, Deni (36), seorang warga Kedukan 2 dan pekerja bangunan, Kedukan 2 Warga Tangga Buntung.

Aktor lain bernama adik laki-laki Deni, Arpani (31 tahun) masih dalam status DPO dan saat ini sedang berburu polisi.

Awalnya, ketiga tersangka tidak mengakui bahwa mereka menggunakan narkoba.

Namun, setelah investigasi mendalam, ketiga tersangka akhirnya mengakui tindakan mereka.

Baca: Candra menjadi target korban pemalsuan, ia disiksa sampai mati di depan istri, anak-anak dan putranya. Bacaan Hukum: Bunuh diri yang disebut, Yodi Prabowo melakukan tes toksisitas HIV, polisi: Mungkin depresi- “Ya, Pak, saya telah menggunakan lam sabu”, Pak, saya Menggunakan meth meth meth, Sir, “kata Mukroni dan Retno (Sabtu / 2020/7/25), wajah mereka muram dan menyatakan penyesalannya di Markas Besar Kepolisian Sumatera Selatan, menyesali tindakan mereka. — Tapi, mereka sudah tahu mereka melakukannya. Apa yang terus ditanyakan oleh polisi tentang penggunaan narkoba, dan akhirnya dia juga mengakui penggunaan metamfetamin.

“Pak, saya menggunakan metamfetamin,” kata Deni, menundukkan kepalanya. Ketika ditanya tentang awal pembunuhan, Dan Ni membantah bahwa dia telah menggunakan metamfetamin sebelum membunuh korban.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *