TRIBUNNEWS.COM-BOBOR Menanggapi wabah korona atau Covid-19, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Indonesia sedang memeriksa suhu tubuh calon penumpang kereta komuter di Stasiun Bogor. Penumpang Cinthya Azra di jalur komuter mengatakan bahwa Stasiun Bogor telah melakukan pemeriksaan suhu di area stasiun untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Ya, ada pengontrol suhu, tetapi karena terlalu sibuk dan tidak menguntungkan, pengontrol suhu tidak berlanjut, dan beberapa orang tidak terkendali,” kata Cinthya Azra kepada Tribunnews, Senin (16/3/2020) .- — Membaca: CIMB Niaga mengumumkan bahwa ia telah memenangkan gelar afirmatif dan mendapatkan karyawan tingkat menengah yang sangat peduli

Membaca: Nasib putus asa dari mahasiswa yang menjadi budak di universitas selama 3 tahun, sering disiksa, kelaparan, dan mengambil makanan– –Menurut Cinthya Azra atau Rara, situasi di Stasiun Bogor tampaknya tidak sepadat penumpang normal.

“Pagi ini, kereta penumpang di Stasiun Bogor tidak sepadat biasanya. Meskipun hari Senin, mungkin karena staf di stasiun tidak terlalu sibuk. Kata Lala.

PT KCI sebelumnya menyatakan bahwa mereka telah mengambil Tindakan pencegahan telah diambil untuk mencegah penyebaran virus korona ini. -------------------------------------- -------------------------------------------------- ------------------------------------

Annie berkata: “PT KCI akan berjalan Setelah membersihkan seluruh rangkaian kereta secara teratur, gunakan larutan pembersih yang mengandung disinfektan dan siapkan stasiun sanitasi di 30 stasiun KRL. “Anni juga menyebutkan bahwa memang, jumlah pengguna yang melintasi Bogor-Depok di Kota-Angke-Jatinegara di Jakarta setiap hari mencapai 546.420 pengguna, terhitung 69% dari semua pengguna KRL. —” Meski begitu, jumlah pengguna juga sangat penting karena Operator transportasi umum harus berusaha memobilisasi semua sumber daya untuk memprediksi penyebaran virus korona, “kata Annie.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *