Laporan reporter Tribunnews.com Srihandriatmo Malau

Bangladesh TRIBUNNEWS.COM-Grup Riset Narkoba Kepolisian Bangladesh Selatan menangkap dua tersangka penyalahgunaan metamfetamin pada Minggu (8 September 2020). . Kapolres Deddy Nata melalui Kepala Biro Narkotika Iptu Welliwanto Malau mengatakan, pelakunya adalah laki-laki dengan singkatan Az (31) dan singkatan perempuan DHS (39). Kabupaten Teboini, Provinsi Jambi. — Dinas Keamanan Dalam Negeri adalah warga Desa Batu Lambang, Jalan Pasar Manna, Bangkulu Selatan.

Baca: Tiga Bulan Jadi Tersangka Narkoba, Tapi Belum Mendengar Kasus Tak Etis Polisi Pematangsiantar- “Sudan Selatan dari Sat Resnarkoba Bengkulu berhasil mengungkap kasus tersebut. Tindak Pidana Narkoba Diduga Polda Bengkulu Selatan Jenis Sabu di yurisdiksi dan diculik kedua pelaku pada pukul 11.30 dini hari. -Pen Menurut dia, gugatan ini dimulai pada Sabtu (8/8/2020), saat anggota staf Sat Renarkoba dari masyarakat Informasi didapat disana. Saat mencari tubuh dan kendaraan penyerang, Sat Resnarkoba berhasil menemukan target obat yang diduga sabu1.

“Kristal itu terbungkus Klip tetap ditutup dengan plastik berwarna dalam kantong plastik transparan. Berwarna hitam dan dilengkapi dengan ban karet di sepeda motor bekas, terletak di kap mobil, dan baterai terletak di penutup baterai. Dia menjelaskan.

Selanjutnya, tersangka dua pelaku dan barang bukti yang diberikan berupa tiga bungkus sasaran 1 narkotika sabu, dua ponsel merek Samsung dan satu buah Toyota Kaliye Vega. Mobil dinas BD 1022 BC milik (Toyota Caliya Vega) sudah diserahkan ke Polsek Bengulu Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Atas kepemilikan sabu ini, pelaku diduga melanggar Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 Pasal 114 (1) dan / atau Pasal 112 (1)).

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *