TRIBUNNEWS.COM, Polisi Negara-Lubklingau di provinsi Lubklingau, Sumatra Selatan menangkap seorang siswa sekolah menengah kejuruan saat menikam seorang teman. Terluka, korban tidak menerima pinjaman.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa menjelaskan melalui Kanit Reskrim AKP Alex Andriyan bahwa insiden pisau terjadi di kawasan Utara II saat bertempat di Villa No.1 di Desa Lubuklinggau Bukit Sulap Ulak Surung.

Baca: Dikatakan Meninggal Homas, Ustaz Yusuf Mansour: Ibu Dalam Kondisi Sehat

Bacaan: Tulis Hendy Ucapkan Terimakasih Kepada Pemerintah Kota Semarang

Baca: Ramalan Zodiak Rabu (27/5/2020): Libra Tetap Waras, Mori, Usahamu Dibalas- “Tersangka Menusuk Korban Karena Tak Mendapat Korban terluka dalam kasus pinjaman, “kata Alex kepada wartawan, Rabu (27/5/2020) .

Ia menceritakan secara kronologis. Berupa uang tunai tersangka, bermula saat tersangka mengajak korban ke vila di Bukit Suratthani melalui pengiriman kilat.

Kemudian kedua belah pihak sepakat bahwa tersangka akan membawa pulang korban.

“Kemudian, mereka datang ke vila di Bukit Suratthani. Setelah masuk vila, tersangka minta turun, tapi korban menolak. Setelah ditolak, tersangka langsung menikam korban secara membabi buta,” ujarnya. SMK Lubuklinggau menikam temannya.

Penyebab penikaman adalah bahwa penulis menderita karena dia tidak meminjam uang darinya. Sembilan penusukan. “Kemudian korban diselamatkan warga dan dibawa ke rumah sakit.

Dia (korban) mengalami sembilan luka tusuk, termasuk luka di punggung, perut, paha dan lengan kirinya. “(*)

Artikel ini dipublikasikan di sripoku.com dengan judul” Planned Stabbing “operation. Siswa sekolah kejuruan di Lubuklinggau mengambil ponsel dan Rp. 40.000 milik teman

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *