Laporan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman-Bandung, TRIBUNNEWS.COM-Usai pencarian selama dua hari, Bandung City Fire dan Penanggulangan Bencana Tim penyelamat (Diskar PB) akhirnya menemukan bocah itu jatuh ke selokan. Sekitar WIB Kamis (02/04/2020), bocah berusia 7 tahun itu ditemukan tak bernyawa di area pengolahan limbah di pinggir pabrik Dayeuhkolot Daliatex di Kabupaten Bandung. Yogi Mamesa, Manajer Rescue Diskar PB Kota Bandung, dalam pesan WhatsApp, Kamis (2 April 2020), mengatakan: “Ya, dia ditemukan tewas di kawasan Dayeuhkolot. Dia terjatuh sekitar 10 kilometer.” — -Membaca: Kami dengan tegas meminta Jokowi untuk tidak melaksanakan shorting, dan Doni Monardo telah diminta untuk melakukannya sebelumnya-Bacaan: Mulai dari Soetta Sesuai Hukum, Masih Ada 6 pengecualian untuk orang asing yang dapat masuk ke Indonesia – para yogi mengatakan bahwa tubuh anak laki-laki tersebut adalah yang pertama kali ditemukan oleh warga negara yang telah meninggal.

Warga langsung melaporkan evakuasi tersebut ke aparat militer dari sana. Ia mengatakan: “Ya, nanti warga akan lapor ke RW dulu, baru ke kami. Ya, mereka komunikasikan.” Sebelumnya, kejadian bermula dari korban dan ibunya pada 31 Maret 2020. Pada hari Selasa di ATM Jalan Moch Toha Kota Bandung. -Ada lubang atau parit yang agak besar di dekat ATM yang tidak ditutup, dan bocah itu akan jatuh ke dalam lubang saat berjalan.

Ibu korban yang ingin membantu hampir saja jatuh ke dalam lubang, namun warga langsung menawarkan bantuan. Seorang bocah berusia 7 tahun bergelar tribunjabar.id melayang saat bergerak di dalam Palung Moha Toha Bandung

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *