TRIBUNNEWS.COM-Polisi sudah mulai memasukkan Ferdian Paleka di “Daftar Pencarian Rakyat” (DPO) dan meminta komunitas koperasi untuk melaporkan kehadirannya. Temannya sendiri akan didakwa dengan beberapa artikel dan dapat dihukum 12 tahun penjara.

Bandung (Kasat Reskrim Polrestabes) Bandung (AKBP) Galih Indragiri mengatakan bahwa dalam kasus ini, ia sebelumnya hanya menggunakan Pasal 45, paragraf 3 UU ITE. Namun, artikel lain akan digunakan nanti.

• Membalas Ferdian Paleka, Surabaya yang gila mendistribusikan karton makanan dasar untuk mengisi jutaan: Saya telah menemui masalah sebelumnya

– • Laporan video perbandingan ekspresi wajah psikolog Ferdian Paleka dalam lelucon Sembako dikatakan Untuk menjadi terkenal dalam sekejap — Pasal 45, paragraf 3 UU ITE menetapkan bahwa siapa pun yang sadar dan tidak memiliki hak untuk mendistribusikan dan / atau mengirim dan / atau mengakses penghinaan dan / atau mencemari file elektronik dan / atau elektronik Orang yang memenuhi reputasi baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 (3) akan dihukum hingga empat (empat tahun) penjara dan / atau denda hingga Rp 750.000.000,00 (75 miliar rupee). Dia mengumumkan: “Kami juga terkait dengan Pasal 36 dan Pasal 51, paragraf 2 UU No. 11 tahun 2008.” Dia mengumumkan, Selasa (5/5).

Pasal 36 UU No. 11 tahun 2008 menetapkan bahwa siapa pun dengan sengaja dan tidak memiliki hak atau secara ilegal membuat Pasal 27 hingga 34 menyebabkan kerugian kepada orang lain.

Kemudian, Pasal 51, paragraf 2 UU No. 11/2008 menetapkan bahwa siapa pun yang memenuhi persyaratan Pasal 36 dapat dihukum 12 (dua belas) tahun penjara dan / atau penjara maksimum. Denda Rp12.000.000.000,00 (120 miliar rupee).

Kasat Reskrim AKBP Galih Indragiri mengatakan bahwa ia terus memburu Youtuber Ferdian Paleka dan rekan-rekannya dengan A. pertama – Meskipun keduanya ada dalam Daftar Pencarian (DPO), ada kasus di Bandung, Jawa Barat terkait dengan isian sampah dan bahan makanan dari batu.

Page 2 >>>>>>>>

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *