Dilansir wartawan Tribun Jogja Miftahul Huda dari Yogyakarta-Yogyakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kabupaten Kalasan Kabupaten Sleman menjadi yang pertama membebaskan lahan dan menetapkan tolok ukur pembangunan tol Solo-Yogyakarta. Itu dimulai pada minggu pertama Agustus tahun depan.

Penanggung jawab Krido Suprayitno, Kawasan Tata Ruang Khusus dan Zona Perencanaan (Dispertaru) di Yogyakarta membenarkan hal tersebut.

Ia menyatakan, proses pemasangan ekuitas dilakukan secara bertahap dari timur ke barat.

“Dikabarkan tim piket akan dipasang di kawasan Karasan Slyman pada pekan pertama Agustus,” ujarnya kepada Tribunjogja.com, Jumat (17/7/2020).

Baca: Hyundai, Hunik H-1 menjadi Van Pintar Hawkeye 2000, yang digunakan untuk mengolah data jalan tol. Krido mengatakan, penetapan ganti rugi secara teknis merupakan hasil tim evaluasi Badan Pertanahan Nasional (BPN). Ini mungkin merusak lahan yang digunakan untuk tol ekspor.

“” Inklusi biasanya mengikuti fungsinya. Ia mengatakan, evaluasi akan dilakukan ke depan.

Krido menambahkan, total anggaran kebutuhan pembebasan lahan untuk pengelolaan wilayah DIY telah mencapai Rp4 triliun.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *