TRIBUNNEWSBOGOR.COM-Seorang ibu muda yang tinggal di Desa Sidomulyo, Distrik Gunug Megang, Kabupaten Murayenim, dibawa pergi oleh polisi setelah anaknya meninggal akibat tindakannya. –Ibu berusia 19 tahun itu mengaku tidak berencana membunuh anak di bawah 3 tahun. -Kejadian itu dibela Kapolres Muaraenim AKBP Donni Eka Saputra melalui Tim Reserse Kriminal AKP Dwi Satya Arian.

Dwi mengatakan, pihaknya masih memimpin pemeriksaan lanjutan terhadap tersangka. “Dia mengatakan.

Di sisi lain, partainya juga membantu untuk mendapatkan bukti dalam bentuk panel kaca yang tak terputus, pakaian dalam dan bantal.

Insiden yang disayangkan sudah terkenal. Itu terjadi pada hari Jumat, waktu Indonesia Barat. (03/25/2020) Sekitar jam 12:30

Pada saat ini, ibu muda itu akan memberi makan satu-satunya anak. Menurut pengakuannya, korban tidak mau makan bahkan jika dia yakin .

Karena Terganggu, ibu yang santai ini sangat emosional dan memukul bahu korban dengan kaca ceper.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *