TRIBUNNEWS.COM-Sengketa mencapai Shabela Abubakar dan wakilnya Firdaus di Kabupaten Aceh Tengah.

Shabela Abubakar juga mengakui bahwa dia dan keluarganya mendapat ancaman pembunuhan. Orang yang membunuhnya adalah wakilnya sendiri, Firdaus.

Perselisihan antara keduanya dimulai dengan pidato tentang nilai proyek, Rp. 17 miliar.

Selain diancam, Shabela Abubakar mengaku juga nyaris bertengkar dengan wakilnya.

Shabela Abubakar juga akan melaporkan wakilnya ke polisi yang dituduh melakukan ancaman pembunuhan.

• Dibunuh oleh Wakil Ketua Bupati Aceh Tengah: Dia berbicara tentang proyek-proyek yang saya tidak mengerti

• Tentang fakta bahwa Bupati Aceh Tengah diancam oleh Wakil Ketua, dikutip dari Proyek 17 M, silakan hubungi Inggris Sumpah Ingkari-kini, garis waktu perselisihan antara Shabela Abubakar dan Firdaus sudah terungkap hingga nyaris menyentuh. Shabela Abubakar pun mengungkapkan jadwal pertemuan kepada tim media-Rabu malam (13/5/2020) pukul 21.00 WIB, Shabela Abubakar, Kabupaten Aceh Tengah, menggelar rapat kecil di ruang tamu dengan tiga meja di atas meja rapat. Dari kamar bupati setempat.

Pertemuan diadakan setelah doa Tarawi membahas persiapan Covid-19 dan banjir bandang di berbagai desa di Aceh tengah. -Halaman berikutnya =======>

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *