Jakarta TribunJakarta.com reporter Jaisy Rahman Tohir melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Kota Tangsel (Pemkot) mengumumkan tindakan cepat setelah seorang warga negara mengumumkan bahwa ia telah meninggal karena korona atau virus Covid-19.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan partainya akan mengalokasikan dana dari revisi APBD dan anggaran belanja daerah (APBD) untuk membeli beberapa alat pelindung diri (ADP).

ADP akan diberikan. Jika ada laporan seseorang yang terinfeksi Covid-19, harap perhatikan beberapa abses.

Membaca: 3 aplikasi pertemuan online ada di perangkat seluler dan dapat diperbesar di Skype

Membaca: Berpartisipasi dalam Tabligh Akbar di Malaysia, 3 warga negara Indonesia yang aktif, Kedutaan Besar Indonesia terus memantau — – “Kami juga telah merencanakan beberapa perubahan anggaran.” Yang pertama adalah infrastruktur, ADP dan jumlah pusat medis utama yang kami tunjuk. Misalnya, masyarakat akan memanggil 119, dan kemudian beberapa abses akan turun. “Eileen mengatakan di Aula Balai Kota Tangsel Jalan Maruga, Ciputat, Selasa (17/3) / 2020).

Airin menambahkan:” Karena saat ini, misalnya, saudara perempuan saya merasa bahwa ibu saya memiliki virus Covid-19. , Jadi beberapa langkah perlu diambil. Misalnya, itu akan dilengkapi dengan alat ADP lengkap. “

– Airin juga akan menyiapkan ruang isolasi transfer untuk pasien Covid-19 yang akan dirujuk.

” Kami juga telah berkonsultasi. Kami akan pergi ke rumah sakit dalam arti titik transfer, dan kemudian pergi ke transfer lain Konsultasikan ke rumah sakit. Alhamdulillah juga membuktikan bahwa beberapa rumah sakit siap untuk diisolasi. Tentu saja, dalam hal penggalangan dana, kami akan mendukung dana APBD dengan mentransfer perubahan dana APBD. “Polrestro Jakarta Timur menyangkal sejauh mana serangan lalu lintas – langkah lain yang diambil oleh Airin adalah membentuk satuan tugas khusus terkait Covid-19, yang meliputi Biro Kesehatan, Biro Komunikasi dan Badan Informasi dan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) .– “Pada dasarnya, kami terus melakukan pekerjaan pencegahan utama, dan kami juga telah membentuk departemen kelompok kerja, dan kami sedang meminta persetujuan dari BNPB sebagai unit kelompok kerja pusat,” katanya.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *