ACEH TRIBUNNEWS.COM-Hermawan Wibowo Bin Suparsulendro (40 tahun) ditangkap Badan Reserse Kriminal Polda Aceh. Kepemilikan senjata api yang tidak sah. Jika korban ingin bergabung dengan pasukan Kopassus.

“Memang melihat sosok tersangka sangat meyakinkan, sehingga korban percaya terlebih dahulu.” Aki Polres Pusat AKBP Nono Suryanto mengatakan, Senin (29/6 / 2020) Perwakilan dari Bareskrim Iptu Agus Riwayanto Diputra saat jumpa pers di Mabes Polri.

Baca: Bahas Penanggulangan Terorisme, Danjan Kopassos: Kami Siap Dukung dan Perkuat Kegiatan NPT

Baca: Kopassus Danjen Ajak Masyarakat Papua di Jakarta agar Tidak Menyikapi Isu Etnis di Luar Negeri Diprovokasi -Menurut Agus Riyawanto Diputra, untuk membujuk korban, tersangka Hermawan mengeluarkan pistol dari pistolnya, sehingga mengelabui korban dan melakukan tindak pidana. Tersangka menyerahkan sejumlah uang. Mengenai jadwal, lanjut Argus, tersangka melakukan penindakan dengan sasaran korban warga Desa Bispennandan, Kecamatan Bis, Provinsi Aceh Tengah. -Saat itu, tersangka meminta biaya administrasi. Rp 40 juta untuk mengasuh anak korban dan menjadi anggota Kopassus TNI. Di Batu Jajar, ibu kota Jawa Barat. Namun saat itu, korban tidak memiliki uang Rp 40 juta yang diminta tersangka. Karena itu, dia hanya mengembalikan 5 juta rupiah. Selebihnya, tersangka berencana menghubungi kembali korban. Agus Riwayanto Diputra, pria yang mengaku sebagai anggota Kopassus, mengatakan. Dia hanya pekerja sementara. Dia mengaku pernah bekerja di Aceh Tengah selama tiga bulan sebagai anggota satuan Kopassus TNI. Itu dilakukan karena penipuan, “kata Bareskrim. Kata orang yang bertanggung jawab. UU Nopol BL No. 4802. Kini, tersangka harus berjuang di sel tubuh Mabes Polri untuk proses penuntutan lebih lanjut. (Senin)

Artikel ini pertama kali tayang di serambinews.com dengan judul Penangkapan Kopassus Palsu

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *