Rabu (6 Juni 2020) sekitar pukul 14.00 WIB -Jenazah bayi laki-laki ditemukan di jalan setapak Banjar Dinas Kembang Sari di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Balilun. WITA. Saat ditemukan, tubuh bayi tersebut telah dimakan oleh kadal (alu). Tepatnya di Banjar Dinas Kembang Sari, Suwitra melihat biawak di tengah tumpukan besar bangkai pemakan sampah. Setelah melihat lebih jelas, Suwetra tiba-tiba kaget karena bangkai yang dimakan cicak itu menjadi bangkai bayi. -Suwitra bergegas memburu biawak dan melaporkan temuannya ke Kelian Banjar, dinas Kembang Sari, dan polisi di Mabes Polri. sek Gerokgak .

Polisi yang menerima laporan tersebut bergegas ke lokasi kejadian dan membawa jenazah bocah tersebut ke Puskesmas Gerokgak II.

Baca: Jadi Tersangka Kriminal, Saat Dua Polisi Menumpahkan Darah Kakek Mereka yang Berusia 75 Tahun Untuk Menunjukkan Bahwa Itu Tidak Diterima?

Menurut hasil pemeriksaan, kaki bayi malang itu hilang, kemungkinan karena dimakan oleh kadal.

Tali pusar masih utuh. Noda darah, kardus hangus, dan kapas berlumuran darah, “kata Kompol Widana.

Bacaan: Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun asal Korea Selatan yang ibu tirinya dikunci dalam koper selama 7 jam dan dibunuh

Saat ini, jenazah bayi tersebut dimakamkan di kampung adat Pemuteran di Setra Pemuteran pada Minggu sore.

Polisi saat ini sedang menyelidiki dan mencari pelakunya.

“Kasus ini masih dalam penyidikan. Dia mengatakan, saat ini kami baru mewawancarai tiga orang saksi.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani

Artikel ini pernah tayang di tribun-bali.com, berjudul Suwitra, Saya kaget melihat Biawak menelan para lelaki Orokes. Jalan Setapak Banjar Kembang Sari Buleleng

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *