TRIBUNNEWS.COM-Setelah banjir bandang terjadi di Kabupaten Luvu, utara Provinsi Sulawesi Selatan, warga Desa Bangtua, Kabupaten Masamba, Kampung Lumbuk masih menderita trauma. – Hujan telah menyapu seluruh wilayah Masamba dan sekitarnya, dan orang-orang masih khawatir.

Seorang warga bernama Bidaniyah juga mengatakan bahwa dia terluka oleh bencana banjir bandang.

Bidaniyah mengatakan bahwa dia tidak bisa tenang. Ketika hujan turun lagi, 10 orang lainnya hilang dalam banjir bandang di utara Luwu

Baca: Sepuluh korban banjir di utara Luwu masih dinyatakan hilang — -Reading: Presiden memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak banjir di Gunung Luwu utara – bahkan jika dia sudah berada di lokasi pengungsi yang relatif aman.

TribunLutra.com mengutip Bidaniyah, Kamis (23/7/2020) di situs web pengungsi Kabupaten Luwu Utara: “Jika hujan, kami akan khawatir tentang banjir.”

Takut kalau Bidar tidak Itu tidak masuk akal, karena rumah dan desa masih terendam air setinggi dua meter. Dia juga berharap hidupnya dengan orang-orang Beiluwu dapat kembali normal seperti biasa.

“Kami berdoa agar bencana ini segera berlalu dan kehidupan akan kembali normal lagi,” kata Bidaniyah. — Membaca: Kemenhub Galang Action membantu para korban bencana Banji Bandan di Negara Bagian Massam

Membaca: Tidak dapat menentukan mayat empat wanita di utara Rwanda utara : Data terakhir menunjukkan bahwa 38 orang meninggal dan 40 orang hilang karena banjir di bagian utara Luwu

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *