Reporter Tribune Lampung Hanif Mustafa

Laporan oleh TRIBUNNEWS.COM, warga Sukavumi, Bandar Lampung, Mumbai, Wi (20) duduk di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Rabu (3 November 2020) Di kursi yang sempit.

Wi dituduh memaksa wanita berhubungan seks di sebuah hotel.

Dalam persidangan rahasia, Wi diduga sengaja menipu atau meyakinkan saksi anak korban RU (18) untuk berhubungan seks.

Jaksa Penuntut Umum Supriyanti menyebutkan bahwa perilaku terdakwa dimulai ketika ia bertemu dengan korban melalui Facebook pada bulan Juli 2019.

Jaksa mengatakan bahwa Sabtu (09/07/2019) melalui aplikasi pesan instan Facebook Ia menuduh korban dan mengatakan: “Sebelumnya terdakwa sering menggunakan Facebook untuk mengobrol dengan korban dan mengajak korban jalan-jalan. Tapi biasanya korban menolak.”

– — Jaksa mengatakan bahwa dalam malang ini Pada siang hari, korban minta diantar ke rumah temannya.

“Kemudian, sekitar jam 7:00 sampai 6:30 sore hari, korban bertemu dengan jaksa penuntut dan berkata.

Baca: Ini adalah penunjukan Pengadilan Negeri Jakarta Utara dalam sidang baru minggu depan untuk menyirami terdakwa Panel hakim .

Baca: Nama Rano Karno disebutkan dalam gugatan tersebut dan dikenai biaya 1,5 miliar rupiah, KPK: Penilaian Jaksa Penuntut Baca: Sejarah pasien yang meninggal karena korona di Indonesia: Diabetes Diabetes-Baca: Rumah Sakit Persahabatan merawat dua pasien korona positif baru dengan riwayat bepergian ke Korea Selatan – tetapi terdakwa bahkan mengarahkan mobilnya ke hotel

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *