TRIBUNNEWS.COM-Pengoperasian Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang dipimpin oleh warga Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kota Madina, Kota Madina, berlangsung selama 5 jam.

Hingga Kamis malam (2/7/2020) pukul 18.30 WIB, warga dilarang memasuki Jalinsum. Sebanyak 7 kilometer macet.

Senin (29/6/2020) protes memicu kerusuhan dan menangkap dua orang yang diduga melakukan pembakaran mobil dan sepeda motor. Identitas pelaku telah dilindungi, yaitu RH (20) dan KN (18) warga Desa Mompang Julu.

Menurut informasi yang dihimpun, RH diduga melempar batu ke arah polisi dan ikut serta di dalamnya. Berbalik. Bersamaan dengan itu, KN turut serta dalam aksi kebakaran sepeda motor. Penduduk melanjutkan blokade di Jalinsum.

Blokade jalan berlangsung selama 5 jam. Warga membakar ban di jalan. Namun karena protes terjadi setelah penangkapan, maka 2 SST (rangking) diturunkan lagi, sehingga jumlah pegawai Brimob dikurangi menjadi 1 SSK (satuan setingkat perusahaan), ā€¯ujarnya, Kamis (7/2/2020). ) Said …- Heriano menjelaskan, kedua terduga pelaku ditangkap pada pukul 11.00 WIB Rabu (1/7/2020).

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *