TRIBUNNEWS.COM-MUARAENIM-Darmadi (49 tahun), Jumat (7/10/2020), seorang warga di Desa Kota Baru, Kabupaten Muaraenim, Kabupaten Lubai, Sumatra Selatan ditikam. -Lalu, anak korban bernama Vinkan Aura Priska Silia (28 tahun) melaporkan kejadian itu ke polisi.

Informasi itu dikumpulkan pada hari Sabtu (11 November 2020) .Ini kejadian dimulai ketika tersangka pergi ke rumah korban untuk mencoba melamar lowongan.

Karena dia tidak melakukannya, ada lowongan, dan kemudian korban menjawab bahwa tidak ada lowongan yang tersedia untuk tersangka. -Reading: Petani karet Muaraenim dan seorang anak 6 yang dilindungi oleh siswa sekolah menengah Gegara Setubuhi di Kos. Jadwalnya adalah sebagai berikut:

Setelah mendengar tanggapan, tersangka segera dipindahkan dan terjadi pertengkaran antara korban dan tersangka . — -Pada puncak pertengkaran, tersangka tiba-tiba mengambil pedang samurai di dinding ruang tamu rumah korban. -Kemudian pedang melemparkan tersangka ke arah korban-sebagai akibat dari insiden itu, kepala korban ditinggalkan, punggungnya terluka, dan betisnya terluka oleh jari kelingking.

Mendengar keributan itu, warga setempat datang ke rumah korban dan memecah pertikaian.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *