TRIBUNNEWS.COM-Jumat (30/10) dan Jumat (3/4/2020) mengumumkan kematian Aptripel Tumimomor, bupati Morowali di Sulawesi Tengah bagian tengah dan utara. WITA.

Sebelumnya, Aptripel Tumimomor dirawat di ruang isolasi khusus di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo di Makassar untuk merawat pasien Covid-19.

Selain itu, pemakaman adalah pasien Covid-19 yang dilakukan sesuai dengan prosedur penanganan mayat.

Menurut laporan, Kantor Berita Metro TV melaporkan bahwa Bupati Morowali Utara adalah pasien rujukan dari rumah sakit swasta.

Pasien tiba di Rumah Sakit Umum Wahidin Sudirohusodo pada Kamis sore (2/4/2020) dan pergi ke dokter segera. Dilengkapi dengan respirator.

Kita tahu bahwa situasinya memburuk setelah kedatangan bupati.

Baca: Bupati Morowali Utara meninggal ketika pejabat Covid-19 menghubungi dan menuntut laporan

Baca: Lebih dari satu juta positif Covid-19, lihat bagaimana penyebaran virus corona — Selain itu, Rumah sakit melakukan tes usap di bagian utara Bupati Morro pada hari yang sama.

Namun, hasil tes swab belum keluar, karena mereka perlu menunggu sekitar satu hingga dua hari.

Dikutip dari acara YouTube Metro TV, Aptripel Tumimomor dinyatakan meninggal karena Pengawasan Pasien Negara (PDP).

Seperti yang disebutkan sebelumnya, mayat bupati Morovali Utara segera dimakamkan di pemakaman yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *