TRIBUNNEWS.COM-Polisi masih berusaha menentukan siapa pembunuh editor Metro TV Yodi Prabowo.

Banyak kendala yang ditemui ketika kasus itu ditemukan. Laboratorium Forensik (Labfor) mengutuk kematian Yodi Prabowo. — Ini diumumkan oleh AKBP M Irwan Susanto, Biro Investigasi Kriminal Kepolisian Jakarta Selatan pada Sabtu (18/7) / 2020. ), Irwan menjelaskan bahwa kematian Yodi adalah karena cedera senjata tajam.

Dia menyebutkan bahwa Yodi juga menderita memar. Dari benda tumpul.

Karena itu, dia dikutuk oleh pemeriksa medis.

“Intinya, mungkin kemarin polisi melakukan kesalahan. Kami dikutuk oleh pemeriksa medis karena penyebab kematian, bukan karena senjata tumpul. Dia menambahkan:” Karena ada benda tajam, “Irwan Jelaskan.

Saya telah menjelaskan bahwa penyebab kematian bukanlah disebabkan oleh benda tumpul, tetapi “karena (karena) benda tajam yang bekerja. ”— Baca halaman selanjutnya >>>

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *