TRIBUNNEWS.COM-Sebuah rumah di Kudus dicuri.

Penjahat berhasil mencuri harta milik korban senilai 2,2 miliar rupiah.

Mereka menipu korban untuk memutus kekuasaan dan membiarkan korban meninggalkan rumah.

– Badan Reserse Kriminal (Dirreskrimum) Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto, Mabes Polri Jawa Tengah meyakini pelaku pencurian, Jalan Ahmad Yani, No.82 A, Kota Gudus , Cukup profesional beberapa waktu lalu.

Ini bisa dilihat dari manifestasi penerbangan. -Selama pencurian pada 9 Juli 2020, pelaku pertama-tama memutus aliran listrik ke rumah.

Karena meninggal, pemilik rumah Liem Cahyo Wijaya meninggalkan rumah untuk menyalakan listrik di rumahnya dengan meteran listrik.

Baca: Fakta-Fakta bahwa kuburan tetap dicuri benar untuk Pesugihan?

Bacaan: Tiga Waria Pura-pura Pacaran di Hotel, Lalu Menculik Korban Perampokan

Bacaan: Saat Polisi Melawan, Dua Penjarah Jatuh dari Sepeda Motor dan Menculik Korban dari Ponsel Teriakan Sète-Sète terlontar setelah menyalakan listrik, dan pemiliknya langsung ditangkap oleh keempat pelaku golok tersebut. –Segera pelaku menempatkan pemilik rumah bersama istri dan seorang pembantunya.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *