TRIBUNNEWS.COM-Pada Senin malam (6/6/2020), seorang wanita berusia 68 tahun ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Johar, Pontianak, Kalimantan Barat. Wanita itu tinggal sendirian dan diyakini telah meninggal dua hari lalu. Harrison mengatakan kepada wartawan pada Senin malam: “Dia tinggal sendirian karena putranya berada di Jakarta. Kalimantan Barat-Sama seperti pasien 06, mengkonfirmasi bahwa Kalimantan Barat positif untuk Covid-19, dan kemudian pada hari Sabtu ( 03/21/2020) 7:30 WIB meninggal di rumah sakit .— Meskipun dua orang berdoa kepada jemaat pada waktu fajar, penyebab kematian tidak dapat ditentukan.

Tes cepat tidak dapat dilakukan karena darah beku dan sampel tenggorokan juga beku.

Membaca: Epidemiolog Corona Spread memperkirakan bahwa masyarakat Indonesia membutuhkan layanan kesehatan di 2,4 Juta

Membaca: Lyla Singers Orchestra yang akan datang berlokasi di Pontianak dan statusnya adalah ODP – – “Tubuhnya juga akan dimakamkan hari ini (Senin malam) malam ini sesuai dengan Perjanjian Kesehatan Covid-19,” kata Hasen.-Menurut Harisson, Komite Sajadah Fajar tidak memberikan nama-nama jamaah yang berpartisipasi dalam acara tersebut. , Jadi perempuan itu tidak termasuk dalam tindak lanjut (ODP) atau pasien yang dipantau (PDP) karena dia adalah layanan kesehatan kedua di Pontianak, Kalimantan Barat.

“Ketua Komite Doa Fajir tidak ingin menyediakannya. Nama-nama peserta Kapuas Hulu, sehingga sulit untuk diteliti, “kata Harrison.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *