TRIBUNNEWS.COM-Garis waktu patroli malam berakhir dengan kematian, dan warga penyandang cacat mental tewas dalam serangan itu.

Sarto, warga tuna grahita tewas tertabrak aspal akibat tabrakan AP alias Gagok saat patroli malam. – Sarto bakar yang datang ke desa di daerah Demuk menimbulkan kecurigaan dan membunuhnya.

Patroli malam yang dilakukan warga Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, berakhir dengan kematian. Kisah Piga Wardi, kakek tunanetra Sabtangkara yang tinggal di gardu jaga Ronda di Ngawi, mencari sampah kehidupan

• Perkenalan cerita dan pengemudi ambulans Covid-19, memilih merahasiakan pekerjaan ibu hamil- -Melakukan patroli malam untuk mencegah orang asing Masuk Desa Demu. Salah satu peserta patroli, Nahas, secara tidak sengaja kembali ke orang asing yang melewati desa dan meninggal.

Patroli yang dipimpin oleh alien direkam dalam video tersebut dan tersebar di media sosial. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (13 Mei 2020).

Awalnya, warga yang berpatroli melihat ada orang asing yang masuk ke desa Demuk dengan pisau.

Warga khawatir tentang tindakan dari luar negeri. Saya melihat banyak penduduk mengelilingi orang asing itu dengan pisau di tangan mereka.

AP alias Gaguk adalah salah satu warga yang mengelilinginya. Ketika warga lain terganggu, Associated Press, yang juga dikenal sebagai Jaguk, berhenti dan melemparkan orang asing itu ke aspal.

Page 2 >>>>>>>>>>>>

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *