TRIBUNNEWS.COM, SIMALUNGUN-Chanda Prayoga (13), warga Nagori Bah Joga di Kabupaten Simalungun Kabupaten Jawa Maraja Bah Jambi, ditemukan tewas di sebuah perkebunan karet milik PTPN III di Jalan Asahan Km 16-17 Sumatera Utara, Rabu (7/4). / 2020)

Putra tertua Chanda Prayoga Erna mengatakan bahwa korban tinggal bersama neneknya karena orang tuanya berpisah kurang lebih sebelum usia 5 tahun. Tribunmedan.com Rabu (4/7/2020) Enna (Erna) dikutip Rabu (4/7/2020).

Erna mengakui bahwa satu bulan kemudian, Chanda Prayoga (Prayoga) Orang tua membeli sepeda motor baru.

Membaca: Remaja Simalungun menjadi korban pembunuhan, dan tubuhnya dimakamkan di setengah taman

Chanda sering bermain dengan motor barunya setiap hari, hingga kemudian pada Sabtu malam (04/04) / 2020) Pertemuan dengan para penjahat.

Erna menemukan bahwa Chanda mengendarai sepeda dengan dua penjahat di pihak berwenang malam itu.

“Konon pelakunya adalah teman Chanda, tapi kami tidak tahu. Kami tidak tahu siapa teman. Masalahnya, saya tidak pernah bertemu ketika saya bermain bersama. Eina menjelaskan bahwa hanya ada orang di desa yang sama Semua Orang Tahu

Kita Tahu Polisi Pematangsiantar Menculik Dua Pembunuh, Mereka Pembunuh Chanda Prayoga.

Baca: Jenazah Candela Ditemukan Di Perkebunan Oleh Jenazah Wanita Yang Ditemukan di Simalungun.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *