Danjaba TRIBUNNEWS.COM-Pembunuhan seorang siswa sekolah menengah di Jambi, Tanjung Jabung Barat, masih tertunda.

Ina (18 tahun), seorang siswa SMA 1 Betara (Betara) dibunuh oleh seorang pria yang baru saja bertemu di media sosial seminggu. Area penanaman kelapa sawit di kabupaten Betara di kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi.

Baca: Bagaimana Jokowi dibebaskan dengan dua cucunya selama pandemi virus korona.

Dalam kasus pembunuhan Inah, tiga hal yang tersisa menjadi membingungkan.

Pertama adalah teka-teki tentang noda darah.

Tubuh Inah dalam keadaan kerangka, dan tanah di sekitarnya diserang oleh rumput.

Di Menurut lokasi TKP, polisi menemukan noda darah.

Polisi tidak dapat mengkonfirmasi apakah noda darah itu terkait dengan pembunuhan seorang mahasiswa di Universitas Betara 1.

Membaca: Seorang pria muda berteriak dan menabrak petugas polisi. Di pos pemeriksaan PSBB Bogor- “Memang ada noda di TKP kemarin. Kami selalu mengirimkannya ke Labkrim. Terlepas dari apakah ada sesuatu yang salah, kami akan terus mengikuti penemuan TKP, apakah itu” darah manusia atau hewan “, polisi Kata kepala polisi Tanjabbar, AK BP Guntur Saputro.

Kedua, apakah ada pemerkosaan atau konten yang tidak disengaja dalam kasus ini?

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *