Reporter Tribune Alija Magribi melaporkan-TRBUNNEWS.COM, Sumatera Utara, Pekerja Migran Indonesia-Indonesia (TKI) dari Sumatera Utara menghadapi hukuman mati di Malaysia-Jonathan Siho Tang (Jonathan Sihotang) (32 tahun) akan mendapatkan putusan akhir atau menerima putusan akhir untuk ketiga kalinya oleh pengadilan Malaysia.

Wajah orang tua Jonathan Astin Sihotan (58) dan Maslena Naingoran (60) sangat khawatir. Anak ini akan dihukum mati oleh Pengadilan Nasional Malaysia. Jonathan dijatuhi hukuman mati karena dia ditemukan telah membunuh majikannya Sia Seok Nee (44) di Kilang Perdagangan Makanan Toto di Kampung Selamat, Tasek Gelugor, 19 Desember 2018 – baca: Pekerja migran Arab Saudi dibebaskan dari hukuman mati, membeli kembali 15,5 juta dan dipenjara selama 20 tahun. Baca: Malam ini, Gus Jazil menerima TKI di Soetta, Tidak ada hukuman mati – Baca: Pengakuan Holdi, perjalanan kembali TKI melalui hutan Kalimantan, Malaysia, tidak memiliki 3 tema – ketika orang tua Jonathan ditemukan di rumahnya, mereka memiliki harapan dan harapan yang tinggi bahwa Presiden Indonesia Yoko Wie Toto dan Majelis Nasional Indonesia dapat membantunya mengungkapkan rasa iba. -Kedua pihak berharap untuk mengirim kembali surat dari Presiden Joko Widodo untuk dikirim melalui pos.

Asdin Sihotang mengatakan bahwa motif pembunuhan putranya tidak dapat dipisahkan dari sikap majikannya. Masih butuh perhatian.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *