TRIBUNNEWS.COM – Walikota Surabaya Tri Rismaharini telah meminta warga Surabaya untuk tidak melakukan kunjungan sementara ke luar kota atau luar negeri. Lisma berkata: “Jika Anda tidak diwajibkan untuk melakukannya, tolong jangan meninggalkan kota atau pergi ke luar negeri, terutama di daerah-daerah yang telah terinfeksi.”

Dia mengatakan ini adalah langkah yang dapat memprediksi penyebaran coronavirus atau Covid-19. .

Tapi Risma mengatakan bahwa untuk warga yang sudah melakukannya, dia meminta dua minggu isolasi independen.

Jika gejala seperti batuk, pilek atau sesak napas terjadi dalam 14 hari, ia meminta untuk segera pergi ke rumah sakit.

Baca: Nadiem Makarim & Komisi X DPR sepakat untuk dihapuskan karena korona, berikan opsi ini untuk menggantikan

Baca: Menteri Pertahanan Prabowo membebaskan ODA Bantuan dan tes cepat Rp. $ 7 miliar dihabiskan untuk gugus tugas Covid-19-Risma dikatakan memiliki beberapa rumah sakit di Surabaya dan Kementerian Kesehatan telah menetapkannya sebagai rumah sakit rujukan. Menurut Risma, menurut data yang diperoleh, kebanyakan orang yang membawa virus ini hanya terjadi setelah mereka benar-benar telah menginfeksi daerah tertentu.

“Saya harap warga Surabaya dapat melakukan apa yang saya katakan,” katanya .

Artikel ini diterbitkan di surya.co.id dengan judul “Expected Covid-19”, Risma meminta Warga Surabaya tidak meninggalkan kota dan urusan luar negeri

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *