TRIBUNNEWS.COM-Pencuri laptop K (30) ditangkap oleh penduduk dan dipukuli dan diasapi selama operasi.

Insiden itu terjadi pada Sabtu (27 Juni 2020) di Desa Meucat, Kabupaten Syamtalira, Aceh Utara. -K dari desa Alue Bili akhirnya menjadi penduduk desa setelah ditangkap.

“Pelaku bertindak melalui merokok, dan warga mengeluarkan asap rokok dari belakang toko. Tindakan ini diketahui oleh warga. Begitu pelaku masuk dan meninggalkan toko dengan komputer laptop, pelaku langsung ditangkap oleh warga. “Kata kepala polisi Provinsi Aceh Utara Iptu Sudirman, dan kata Charatalila Aron. Staf medis Ambon diduga dianiaya oleh keluarga pasien korona – menurut Sudirman, pelaku ditangkap setelah warga curiga ada asap rokok di rumah korban.

Selama waktu ini, penduduk mengetahui bahwa pemilik toko tidak di rumah dan tidak merokok.

Irnya, warga berhasil menangkap pelaku dan menghentikannya.

“Pelaku berusaha melawan dan melarikan diri. Tapi dia ditangkap oleh penduduk setempat. Dia dipukuli oleh penduduk setempat. Kemudian kami melindunginya,” kata kepala polisi.

Setelah secara brutal ditabrak oleh penduduk, para pelaku dipaksa untuk mengambil abses untuk perawatan. Dia menyimpulkan: “Ada beberapa luka ringan. Kami sekarang dikurung di Mapsek untuk penyelidikan lebih lanjut.”

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, K memiliki laptop-nya dicuri dari sebuah toko yang dimiliki oleh warga setempat Husnan (41) . (Kompas.com/Masriadi)

Artikel ini diposting di Kompas.com dengan judul “Inilah kisah lengkap pencuri yang dihentikan oleh asap curian di Aceh …”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *