TRIBUNNEWS.COM dari CIANJUR-Yayan Sofyan (56 tahun), warga Kampung Nagrak Wetan, RT 01/11, Desa Limbangansari, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digigit dan dibunuh oleh ular. Mencari perhatian medis di rumah sakit. – “Adik korban Nano (50) terjadi di sawah pada Minggu malam (19/7/2020), ketika almarhum hendak mengambil singkong.” 21/2020). -Nano mengatakan bahwa insiden tragis yang terjadi pada saudara-saudaranya dimulai dengan korban yang dipekerjakan sebagai pekerja sementara untuk pekerjaan singkong. Tiba-tiba, seekor ular muncul, dan segera menggigit jarinya. Ular adalah sejenis kobra, “katanya.

Membaca: Melalui jendela rumah sakit, pria itu mengucapkan selamat tinggal kepada ibunya yang meninggal karena Covid-19

Korban mencoba melambaikan lehernya untuk melepaskan gigitan ular. Sampai reptil beracun. “Korban kemudian mengikat jari-jarinya dengan karet gelang dan pulang. “Kata Nano.

Selain itu, korban kembali ke sawah untuk mengusir ular yang menggigitnya. -Tapi korban mengeluh pusing dan hampir jatuh. Ada serum di sana, tetapi tidak membantu.

RT lokal Presiden Jujun (45 tahun) mengatakan bahwa ada banyak daerah berjalan ular di dekat daerah perumahan.

Membaca: Berencana untuk mencari ikan, bahkan Karyo ditemukan mati. Untuk digigit ular kobra secara jujur, teman-teman bergabung dengan Trauma

“Kobra beracun itu seperti biasa. Kadang-kadang saya suka pergi ke daerah perumahan, “kata-setelah kejadian itu, kata Jujun, warga mencari kobra, tetapi tidak ada hasil yang dihasilkan .-” Warga juga kaget sekarang. Terutama di sini, banyak anak bermain di sore hari, “katanya. (Penulis Cianjur, Firmanan Taufiqurrahman) – Judul artikel ini adalah” Setelah digigit ular kobra, pria ini mencari ular lain sampai ia menjadi korban. Sampai kematiannya di rumah sakit. “

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *