TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-Banyak layanan transportasi ke Kabupaten Kepulauan Anambas sekarang ditangguhkan sementara untuk mengganggu rantai distribusi virus korona.

Termasuk KM Bukit Raya, KM Nusantara 80, KM Nusantara 83 dan Feri Pulau “Tujuh Bintang”

Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, sebelumnya telah menulis ke Indonesia Biro Pengiriman Nasional (Pelniran) menunda perjalanan beberapa kapal ke Kepulauan Anambas, keadaan siaga darurat mulai berlaku pada tanggal 3 April 2020. Bencana-bencana non-alam.

“Kami menulis kepada Pelni. Kami melakukan ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kepulauan Anambas. Maskapai penerbangan Wings Air, yang mendarat di Bandara Letung, juga memangkas jadwal penerbangannya. Hanya pada hari Minggu pesawat berangkat dari Pakistan. Awashima terbang ke Ledong, “kata wartawan Abful Haris kepada Ledong, Selasa (4/4/2020). Kelompok kerja distrik ke-19 pergi ke Kepulauan Anambas untuk menyatakan penentangan terhadap hal ini-Harris akan terus menantikan penyebaran Covid-19.

Dia menjelaskan: “Ini bukan blokade, tetapi transportasi penumpang telah ditangguhkan untuk sementara waktu.” Diumumkan bahwa rencana pelayaran penumpang akan dimulai kembali setelah pemerintah pusat menginstruksikan untuk mencabut keadaan darurat tertentu terkait dengan wabah virus korona di Indonesia.

— Harris mengatakan bahwa keputusan itu dibuat setelah gugus tugas Covid-19 bertemu dengan beberapa anggota Dewan Kepulauan Anambas (DPRD) di wilayah Kepulauan Anambas. (Tribunbatam.id/Rahma Tika) -Artikel ini disiarkan di tribunbatam.id dengan judul “Emergency Corona, kapal layar ke Anambas yang ditangguhkan sementara”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *