TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Desa Kacangan (Pemdes), Jalan Andong, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, sedang menyiapkan karantina bagi para pelancong yang keras kepala dan gelandangan yang mengasingkan diri. Juga dekat dengan pemakaman lokal (TPU) masjid dan desa setempat. -Sudarsono, seorang warga Desa Jakangan, mengatakan bahwa jika ada pemukim yang memutuskan untuk kembali ke desanya dan tidak memerintahkan pemesan untuk diisolasi di rumah, maka ruang isolasi ini adalah pilihan terakhir.

“Kami selalu mengingatkan” warga kami untuk tidak pulang. Dalam beberapa hal, ini didasarkan pada rekomendasi pemerintah. Ini adalah cara kami menangani berbagai hal, sehingga penduduk kami di luar negeri tidak akan kembali ke rumah, “kata Sudarsono dalam kontak dengan Kompas.com, Jumat (8/5/2020).

Sudarsono memiliki alasan untuk mempersiapkan isolasi Dekat dengan makam. —————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————–————————————————— urusan lahan-lahan negeri. Karena mahkota ini adalah cara tercepat untuk mati. Karena itu, kami selalu mendekati Tuhan secara otomatis di masjid. Tapi sisi lain (makam) di sini sedang sekarat. Karena itu, kita semua harus berhati-hati, “jelasnya.

Ruang isolasi ini dapat menampung hingga dua keluarga.

Rumah ini memiliki luas 6 x 8 meter persegi dengan dapur yang cukup luas. , Cukup nyaman. —Sudarsono mengatakan bahwa dua bangunan telah disiapkan sebagai tempat isolasi bagi para pelancong yang keras kepala.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *