TRIBUNNEWS.COM-Yohanis Budi Santoso (YBS), seorang pengendara sepeda motor di Kota Solo, Jawa Tengah, meninggal setelah lehernya tersangkut tali layang-layang. Solo Banjarsari .

Peristiwa itu terjadi di Jalan Tangkuban Perahu di depan kantor pos Mojosongo di Desa Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo pukul 14:30, Kamis (6/11/2020).

TribunSolo melaporkan bahwa korban mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja berwarna hijau, bernomor AD-2393-QF.

“Pada awalnya, korban berjalan dari selatan ke utara, dan ada rantai layang-layang di tengah jalan saat mengemudi, dan kemudian dia memotong leher korban,” kata Kasatlantas Polresta, Solo, Kompol Afrian Setya Permadi.

Tali layang-layang bahkan mematahkan leher korban, bahkan sesaat setelah darah dipotong dari leher dengan tali, itu juga mematahkan leher korban.

Baca: Pasar sepeda motor memburuk, Astra Honda merevisi target penjualannya menjadi 3 juta unit

Baca: Kronologi wanita lajang yang belum menikah, menikah pada hari pernikahan, kabur

Membaca: Kisah di balik topeng jenggot tunggal Walikota Hadi Rudyatmo, Walikota FX

Kisah saksi mata

saksi Agus S (33) di tempat kejadian saksi mengatakan bahwa korban adalah tukang reparasi sepeda motor.

Pada saat kejadian yang tidak menguntungkan, korban mengendarai kendaraan pelanggan yang baru saja menyelesaikan perawatan. — Tapi sayangnya, dia tidak menyadari bahwa jalan yang dia lalui adalah serangkaian layang-layang.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *