TRIBUNNEWS.COM-Semakin banyak orang merasakan suasana penyelenggaraan pemilihan kepala daerah secara bersamaan, terutama dalam pemilihan terpisah pada tahun 2020. Terlebih dengan keluarnya proposal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kepada para calon walikota dan wakil walikota Kota Solo untuk mempromosikan tantangan Partai Demokrat Solo. Saat ini, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah memasukkan nama yang direkomendasikan ke dalam sakunya.

Namun, nama kontroversial masih dicadangkan oleh Konferensi Adu Banteng dan belum dipublikasikan.

Pada topik ini, Diane Warih Anjari, yang terdaftar di Kantor Pusat PDIP Jawa PDIP oleh Wawali Balloon Solo, mengatakan bahwa City mengatakan dia tidak ingin menguji. Dia hanya ingin menunggu hasil keputusan yang dibuat oleh para pemimpin PDIP untuk mempromosikan pengembangan Kota Solo.

“Kami menyerahkan semuanya ke pesta. Ini jelas menunggu pesta dan kota solo tercinta kami berkembang. Kami mempercayakannya kepada Nyonya Mega,” katanya kepada Tribunnews.com, Kamis (03/3) 12/2020) .

Diah Warih mengaku juga menerima dukungan kuat dari komunitas Akat. -Dia mengatakan bahwa dukungan semacam ini berasal dari berbagai kelompok di Solo. -Seperti dukungan dari kelompok Pasoepati, itu bernama Tawon Ndas beberapa waktu lalu.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *