Reporter Tribun Jogja Azka Ramadhan

TRIBUNNEWS.COM BANTUL – Puskesmas Banguntapan I Kabupaten Bantul harus ditutup selama dua hari. Covid-19 .

Fauzan Muarifin, kepala Kantor Kecamatan Banguntapan, mengatakan bahwa lembaga medis di daerahnya akan ditutup selama dua hari, yaitu 3-4 Juli. — Puskesmas Banguntapan I harus didesinfeksi dengan hati-hati sehingga tidak dapat dioperasikan terlebih dahulu. -Dalam konfirmasi pada hari Jumat (03/07/2020), ia berkata: “Ya, itu akan ditutup untuk sementara waktu karena disinfektan akan disemprotkan di semua fasilitas di sana.”

Dia juga mengkonfirmasi bahwa berita penutupan telah Melalui media sosial yang dikelola oleh jalan, semua warga Puskesmas diberitahu.

Membaca: Hasil penelitian mengungkapkan bagaimana virus Corona menginfeksi sel-sel jantung pasien Covid-19

Membaca: Polisi lokal Bantul mengimbau 4 penganiaya berat untuk menyebabkan kematian Coban dalam waktu singkat.

Baca: BMW Motorcycles mengumumkan fungsi kontrol pelayaran aktif dari sepeda motor masa depan – jika suatu komunitas menerima rencana medis dua hari, disarankan untuk mentransfernya.

Dia menjelaskan: “Meskipun warga mungkin menunda memeriksa kesehatan atau perawatan mereka terlebih dahulu, atau mereka dapat pergi ke Puskesmas Banguntapan II atau III.” Diumumkan bahwa dokter yang terpapar di bawah mahkota telah menetap di Slyman.

Oleh karena itu, namanya tidak secara otomatis dimasukkan dalam daftar dan berada di bawah tanggung jawab tim penangan Bantul Covid-19.

“Jadi, rekamannya di Sleman, bukan Bantul, dan hanya ada satu dokter di Puskesmas Banguntapan I (terpajan Covid-19),” pungkas. -Artikel ini disiarkan di Tribunjogja.com dengan judul BREAKING NEWS: Seorang dokter terkena Covid-19, Puskesmas Banguntapan I Bantul ditutup sementara untuk sementara

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *