Sebuah laporan oleh reporter TribunJatim.com Luhur Pambudi-Surabaya, TRIBUNNEWS.COM-Jumat (27 Maret 2020), seorang pria terbunuh di sebuah kereta dekat jalur kereta Lumumba Dalam di Jaumir Wonokromo, Surabaya. Korban bernama Risky alias Kipli (25 tahun), warga Jalan Nginden 2 Wonokromo, Surabaya, ia bekerja sebagai penampil jalanan setiap hari. Waktu keberangkatan untuk Jakarta dari selatan adalah 14:32. PT .

Menurut direktur Jagir Crossing Eko Hari Cahyono (44), tubuh korban diseret ke utara sekitar 500 meter atau menuju stasiun Wonokromo.

Bahkan menyeret beberapa bagian tubuh korban ke depan. Pos dia berdiri berjaga, dan noda darah dari darah kering membuktikan hal ini.

Membaca: Anda, aktor Netflix bintang Hollywood yang memakan korban, Mark Bloom meninggal karena korona

Membaca: Ingin berlari di pagi hari, menjadi Nyepi, Bule turis Diamank adalah Pecalang di Bali– Membaca: Berita Arema Selama pandemi virus korona, pemimpin regu FC: Pemain malas dihukum – “Sekitar 500 yard, beberapa meter dari pos terdepan,” katanya. Eko menduga bahwa insiden itu bukan disebabkan oleh percobaan bunuh diri korban.

Karena Eko mengatakan bahwa di tengah tingkat persimpangan di jalan, korban membuat lelucon dengan seorang teman, dan keberadaan kita tidak diketahui. . Dia menyimpulkan: “Mengapa tidak ada teman, teman laki-laki?” Pada saat yang sama, Tim Investigasi Kriminal Kepolisian Kabupaten Wonokromo Ipda Arie Pranoto membenarkan kejadian itu.

Tapi proses penghapusan tubuh telah selesai. Dia saat ini menjalani otopsi di luar kamar mayat di Rumah Sakit Dr. Soetomo di Surabaya.

“Kami telah dievakuasi, kami berada di kamar mayat,” katanya. (Luhur Pambudi)

Artikel ini diposting di surya.co.id dengan judul pemain jalanan di Wonokromo yang diseret fatal oleh kereta hingga 500 meter

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *