TRIBUNNEWS.COM-Warga Jalan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, bergegas ke pertanian tersebut karena takut akan berita deteksi cepat, yang banyak beredar di media sosial. Dalam video itu, dia menunjukkan penduduk yang ditakuti.

Mereka meninggalkan rumah dan dievakuasi ke kebun karena mereka menghindari personil kontrol cepat. Dan makanan.

Orang yang bertanggung jawab atas jalan Somba Opu Agussalim membuat klarifikasi tentang video viral yang sedang menyebar. -Reading: Uji cepat menjadi metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi

Baca: Film ini diproduksi pada periode normal baru, produser menyiapkan uji cepat dan uji SWAB

Konfirmasikan bahwa keberadaan adalah warga negara yang berlari ke pertanian, Karena mereka menghindari personil pengujian cepat.

Namun, dia dengan tegas membantah adanya kegiatan pengujian cepat skala besar di daerah tersebut. “Kami melihat seseorang berlari di kebun karena takut akan tes Dirapid, dan memang ada orang lokal yang berlari seperti itu,” katanya, menurut kutipan TV YouTube Kompas, Selasa 23/6/2020). “Namun, informasi untuk tes cepat tidak benar. Beberapa orang tidak bertanggung jawab untuk memberikan berita palsu.”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *