Reporter POS-KUPANG.COM, reporter Euginius Mo’a.

TRIBUNNEWS.COM, MAUMERE – Nomor polisi mobil Honda EB 1339 BH berbentuk hati merah, milik kota perumahan di desa 2 km, kota Uneng, distrik Maumere Alok, Jumat (13/3/2020) sekitar 19:30 Wita di barat Jalan Denis dari kecamatan Hewuli Aroq ditangkap oleh polisi lalu lintas untuk melakukan patroli di daerah tersebut.

Informasi yang dikumpulkan oleh POS-KUPANG.Pada hari Kamis (19/3/2020) siang, kendaraan memproduksi 6 tas pupuk merek Matahari dan detonator keselamatan di kantor polisi daerah di Sikka.

Pemilik mobil ini adalah warga dari Kota Uneng yang berjarak 2 kilometer jauhnya. Dia diwawancarai oleh wartawan pada Kamis sore dan dia tidak ingin bertemu dengan wartawan.

“Ibu masih tidur, ibu lelah. Aku takut jika aku bangun, ibuku akan marah,” kata putri pemilik. Pernyataan lain-lain menyatakan bahwa mobil itu dikendarai oleh seorang pria dan seorang penumpang yang memiliki mobil. – Wanita lain mengikutinya dengan sepeda motor. -Setelah ditangkap, mobil bukti Honda Brio dan 6 kantong pupuk Cap Matahari dibawa ke Kantor Polisi Distrik Sikka. Pada Jumat malam, wanita itu segera diperiksa di markas polisi Thika.

Informasi lebih lanjut menunjukkan bahwa bukti pupuk surya berasal dari penangkapan beberapa tersangka penggorengan ikan oleh polisi kabupaten NTT Polairud beberapa waktu lalu. – Rencananya adalah menggunakan pupuk. Bahan baku pembuatan bom ikan akan dijual seharga 3,5 juta Rp / 25 kg kantong.

Pantuan POS-KUPANG.COM, Kamis (19/3/2020) siang, sebuah mobil Honda Brio EB 1339 BH masih diparkir di halaman departemen kejahatan polisi di distrik Sikka.

Judul artikel ini ada di pos-kupang.com, judulnya adalah Honda Brio Maumere milik warga Uneng yang ditangkap polisi lalu lintas, ini ceritanya!

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *