Reporting Tribunnews.com reporter Igman Ibrahim

Jakarta Tribunnews.com-Kepala Hubungan Masyarakat Kepolisian Sulawesi Selatan Kepala Kepolisian Ibrahim Tompo (Ibrahim Tompo) membenarkan bahwa dalam kasus evakuasi paksa dari Azerbaijan, DPRD Anggota Andy Hadi Ibrahim Basso telah ditetapkan sebagai tersangka. Pasien yang berada di bawah pengawasan (PDP) di rumah sakit di Distrik Ta Ya dan positif untuk Covid-19. Ibrahim mengatakan kepada wartawan, Selasa (14/7/2020): “Tersangka memang anggota DPRD di Makassar, dan namanya disingkat AHI.” Ibrahim mengatakan bahwa anggota fraksi DPRD telah menjadi anggota sejak Juli 2020. Dari 10 Oktober (Jumat), PKS telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia memberi nama tersangka setelah NA asli yang terlibat dalam kasus pengumpulan tubuh paksa.

Baca: Polisi menemukan dua tersangka yang dipaksa untuk pulih dari tubuh Covid-19 di Rumah Sakit Makassar di Asia Besar

Baca: Karena diduga bertanggung jawab atas pengumpulan mayat Covid-19 di rumah sakit, polisi segera memeriksa Kepada anggota DPRD Makassar hingga saat ini, partainya masih menggugat judul kasus ini. Dia menyimpulkan: “Kasus yang mencurigakan dijadwalkan pada hari Jumat, 10 Juli 2020. Nama dan bukti dari kasus tersebut telah ditentukan.”

Sebelumnya, dilaporkan bahwa pada hari Sabtu (27/6/2020) itu dijamin oleh anggota DPRD Mumbai. , Tubuh seorang pasien positif Covid-19 yang meninggal di Rumah Sakit Daya dibawa pulang oleh keluarganya. — Pasien Kompleks Taman Sudiang Indah dikirim ke Rumah Sakit Daya karena sesak napas dan gejala penyakit ginjal. — Pasien dinyatakan reaktif atas dasar pemeriksaan cepat, dan kemudian tim pemeriksaan swab dilanjutkan oleh dokter.Setelah beberapa jam perawatan, pasien meminta dunia belum keluar. Keluarga itu meminta agar jenazahnya dikembalikan ke aula ritual untuk pemakaman.

Mayat telah ditahan dan akan dimakamkan sesuai dengan perjanjian sanitasi, tetapi anggota Partai Demokrat Makassar Andy Hadi Ibrahim Basso menandatangani deklarasi pada stempel untuk menjamin ini.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *