Sebuah laporan oleh reporter TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNNEWS.COM, Negara Bagian Vonogiri-Selasa (19/5/2020) sebuah mayat pria ditemukan di Gunung Tebon, Distrik Pracimantoro, Negara Bagian Wangiri. Jenazah itu bernama Parimin (63 tahun) dan merupakan penduduk Dusun Duwet RT 02 RW 12 di Desa Suci, Kabupaten Pracimantoro.

Menurut kepala polisi Pracimantoro Iptu Setiono, korban telah menghilang dalam 15 hari terakhir.

“Pak Parimin yang hilang ditemukan tewas,” katanya. Dia mengumumkan dalam konfirmasi, Rabu (20/5/2020).

Korban pertama kali ditemukan oleh saudaranya Lasimin. duri.

Membaca: Seorang perawat meninggal di Surabaya, penyebab kematiannya adalah Covid-19, dan riwayat medis melewati dua pemeriksaan cepat

Membaca: Menu kotak makan Geprek Bensu yang dijual oleh YouTuber Kid Culinary Review 3 adalah oleh Ruben Angsu ( Ruben Onsu), harganya 10.000 rupiah Indonesia (Rp 10.000) — Baca: seperti Corona (Corona) untuk mendirikan simbol Olimpiade, warga Jepang tidak puas dengan klub reporter asing

ntaran curiga, ia mengundang Tetangga Boyadi mencari sumber bau menyengat itu.

Setelah tiba di TKP, mereka berdua melihat mayat mengenakan gaun merah, celana putih dan sepatu karet putih.

“Tersangka dan korban meninggal saat mencari rumput di tempat kejadian,” akunya.

“Kemudian korban jatuh dan menabrak batu untuk membunuh korban,” jelasnya. Dia berkata: “Gunakan tali makan binatang, bambu untuk membantu rumput dan sabit di lembah.” “Setelah menangani tempat kejadian, korban segera dimakamkan oleh keluarganya.” Artikel itu disiarkan di Tribunsolo.com dengan judul “Hilang 2 minggu “, seorang lelaki dari Pracimantoro Wonogiri meninggal di hutan dan diduga tergelincir

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *