TRIBUNNEWS.COM-Kepolisian Kabupaten Cubang di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menyelesaikan kasus-kasus perlakuan buruk terhadap siswa karena TH awal Kasus Henuk (45)), keluarga mengambil keputusan.

Sebagai bentuk tanggung jawab, penulis TH menandatangani pernyataan, berjanji untuk tidak melakukannya.

Pada awalnya, polisi akan menuntut para pelaku berdasarkan Pasal 44 Keputusan No. 23 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga.

Dalam artikel ini, pelaku dijatuhi hukuman lima tahun penjara dan denda. 15 juta rupee.

Namun, karena mereka di bawah umur, pelanggar hanya terikat oleh UU No. 11 tahun 2012.

Kepala Polisi Kupang Kupang Aldinan RJH Manurung mengkonfirmasi: “Ada pengecualian karena kami tidak bisa menangkap pelaku.

” Ada spesialisasi dan pengecualian dan kami tidak bisa menangkap pelaku. “

” Namun, saat kami melanjutkan proses hukum, kami mengembalikannya kepada orang tua kami. “Mereka juga mengatakan bahwa para pelaku kembali ke rumah untuk mencari nasihat.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *