Pompeii TRIBUNNEWS.COM – Alat pelindung diri (PPE) yang digunakan untuk merawat pasien coronavirus PDP atau tim medis positif Covid-19 sekarang menjadi keterampilan yang sangat dibutuhkan. Sayangnya, APD sekarang dibatasi dan beberapa APD digunakan, sifatnya hanya bisa sekali saja.

Belum lagi, harganya sangat mahal.

Di Sumatra selatan, untuk mengobati pasien PDP, Corona atau Covid-19, tenaga medis tidak memiliki peralatan pelindung pribadi.

Selain itu, dikatakan bahwa Sumatera Selatan telah menerima sejumlah alat pelindung diri dari pusat.

Herman Deru, Gubernur Sumatera Selatan, mengakui bahwa alat pelindung diri (APD) dari tim medis yang bertanggung jawab untuk merawat pasien dengan virus coronavirus PDP terkontrol atau PDP Covid-19 ) Sangat kecil.

Baca: PT KAI mempersingkat jadwal perjalanan kereta jarak jauh

Baca: Bebby Fey mengusulkan kisah senjata ilegal yang dapat ditarik: Gebby Vesta mengusulkan

Baca: PSIS Semarang terus membayar Gaji pemain berhenti meskipun “Ligue 1 2020” -Roaring mengatakan bahwa pemerintah pusat mengadakan 1.050 bantuan pengembangan resmi.

Namun, semua APD ini terutama ditujukan untuk Jawa dan Bali yang paling terkena dampak.

Namun, ada gagasan bahwa APD adalah perlindungan pribadi, dalam hal ini, plastik juga dapat digunakan Dailu mengatakan pada konferensi pers, Selasa (24/3/2020):”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *