Laporan oleh Reporter Tribun Jawa Tengah Agus Iswadi-Cala Bonnyar TRIBUNNEWS.COM.COM-telah menjadi misteri, pencurian penyimpanan pakaian dalam dan bra milik Perumahan Griiya Shafa III, Dusun Beluk Kidul, RT 4/8 warga Sroyo Kabinet akhirnya mengungkapkan sebuah desa di distrik Jaten, kabupaten Karanganyar.

Ternyata perampok itu masih kecil, seorang warga Jebres di Surakarta, masih duduk di bangku di sekolah menengah.

Menurut informasi yang dihimpun oleh Tribunjateng.com, polisi berhasil mendapatkan 15 potong pakaian dalam dari para pelaku. Misalnya. -Orang penanggung jawab RT 4/8 Suratmin mengatakan bahwa bocah itu diduga mencuri pakaian dalam dan BH milik warga sekitar 9 kali. “” Sepertinya agak tidak normal karena dia sangat suka mengenakan pakaian dalam dan bra. Kemarin, dia mengatakan kepada Tribunjateng.com, Kamis (16/4/2020) bahwa ada sekitar 10 bra dan pakaian dalam.

Baca: Kabar baik, pasien R SPI Sulianti Saroso positif untuk Covid-19 dan 2 pasien PDP pulih ke kesehatan-ketika mereka diikat ke rumah menteri utama, warga yang tidak puas mengenakan pakaian dalam dan bra pada pelaku Di kepala dan lengan.

“Jika orang yang hilang memiliki emosi normal. Inisiatif untuk menggunakannya adalah jenis kegagalan. Saya tidak membiarkan siapa pun dipukuli,” katanya.

Suratmin mengatakan bahwa sebelum penyerang ditangkap, dia mencurinya dari sekolahnya pada tahun 2009. – Kemudian, orang yang bersangkutan diminta untuk membuat pernyataan. — Kapolsek Jaten, Iptu Achmad Ridwan Prevost mengatakan bahwa pelaku, korban dan pejabat desa diinterogasi di kantor polisi kemarin. – “Kasus ini masih dalam penyelidikan. Penulis masih di bawah umur. Pelaku masih diwawancarai dan harus memperkenalkan dirinya sendiri,” katanya. “Dia mengimbau penduduk apakah mereka bisa mencegah pencuri itu berpura-pura.” … Artikel itu berjudul Tribunjateng.com. Tentunya selalu bocah lelaki, penyebab pencurian pakaian dalam yang diambil oleh warga Jaten Karanganyar

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *