Malang, TRIBUNNEWS.COM – Pria Malang itu ditangkap oleh polisi setelah melakukan kekerasan seksual terhadap anak perempuannya yang berusia 16 tahun.

Polisi Satskellin Malang menangkap seorang pria (UPPA) dengan inisial NS (45) dari Departemen Layanan Anak-anak dan Wanita pada Kamis (9 September 2020) setelah istrinya melaporkannya.

AKBP Hendri Umar, kepala Departemen Kepolisian Malang, mengatakan bahwa para pelaku adalah warga daerah Brawwang di Kabupaten Malang. Korban diberitahu tentang ibunya dan akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Kepolisian Kabupaten Malang sebelum kasus itu terungkap. “Kapolres Malang AKBP Hendry Uma mengatakan bahwa ketika Kepolisian Kabupaten Malang menerbitkan gelar, katanya. Menurut pernyataan penulis, Hendry menambahkan bahwa dia telah mengalami pelecehan seksual beberapa kali sejak 2017. Pikiran-Sebenarnya, jika dia berani berbagi tindakan memalukan dengan putranya, dia mengancam akan membunuh putranya. Beber Hendri. “Istrinya, alias korban, nama saya adalah pakaian . “Penyerang itu bahkan mengancam akan membunuh korban jika dia memperlihatkan perilakunya kepada ibu korban.” “Pendeta dukun meminta wanita untuk mandi dan mandi. Korban: Sia-sia-Tidak hanya ada ancaman pembunuhan, agresor juga mengancam akan melakukan kekerasan terhadap korban, dan tidak mendukung istri dan keluarganya. -” Untuk memuaskan Atas keinginannya, penulis meluncurkan operasi kekerasan.

Tidak pernah menerima remunerasi. “Setelah korban memberikan layanan, tersangka akhirnya mencoba menusuk paha korban dengan gunting,” kata Hendry.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *